Way Kalam, Lampung – Yayasan Jaringan Satwa Indonesia (YJSI) kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan dengan menyelenggarakan sosialisasi Forest School di Desa Way Kalam. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat, terutama generasi muda, tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan dan satwa liar.
Desa Way Kalam, yang dikenal dengan keindahan alamnya serta keberadaannya di sekitar kawasan konservasi, menjadi lokasi strategis untuk pelaksanaan sosialisasi ini. Forest School, sebagai program pendidikan berbasis alam, dirancang untuk mengintegrasikan pembelajaran dengan pengalaman langsung di lingkungan hutan.
Sebagai bagian dari misinya, YJSI terus berupaya menjadikan Forest School sebagai program yang dapat diadopsi di berbagai wilayah lainnya di Indonesia. Dengan pendekatan berbasis partisipasi dan edukasi, diharapkan akan semakin banyak komunitas yang terinspirasi untuk menjaga kelestarian hutan dan satwa liar.
Desa Way Kalam menjadi contoh nyata bagaimana edukasi berbasis alam dapat membawa manfaat besar, tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga bagi pemberdayaan masyarakat lokal.

Menteri Zulhas Bersama UNDP dan 5 Dubes Dorong Penghijauan Hutan Sosial Way Kalam dengan Kopi dan Kakao
32

Penanaman Kopi dan Kakao di Way Kalam, Bupati Lamsel Hadiri Dialog Menko Pangan RI dengan 10 KUPS
28

Desa Way Kalam di Lamsel punya potensi ekonomi karbon
30

Lomba Qasidah Islami se Kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan
124

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda di GSG Kecamatan Penengahan
126

SOSIALISASI DAN BIMTEK BAZNAS
128
Way Kalam, Kec. Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung 35592 Penengahan