Menteri Koordinator bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas bersama para duta besar lima negara, terdiri dari Norwegia, Denmark, Jerman, Inggris, Belanda dan United Nations Development Programme (UNDP) secara resmi menyerahkan 3.000 bibit kopi dan kakao kepada Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Way Kalam di Lampung Selatan, Selasa (2/12).
Dalam sambutannya, Zulhas mengaku sengaja mengajak para dubes dan organisasi internasional itu ke salah satu hutan di Pegunungan Rajabasa karena negara-negara tersebut memiliki kepedulian terhadap lingkungan berkelanjutan.
Bahkan, tanaman kopi dan kakao juga sengaja dipilih agar para petani yang mengelola perhutanan sosial tidak melulu menanam sayuran. Salah satunya, guna mencegah banjir di kawasan Lampung Selatan ini.
"Maka saya pikir betul dari dulu Gunung Rajabasa ini, kalau ini rusak habis, seluruh keliling gunung habis, begitu ada hujan, bersih. Mau gak kita bencana? kita jaga yang hutan lindung gak boleh diapapakan, dia boleh diambil manfaatnya," kata Zulhas dalam kunjungan kerjanya di Lampung Selatan, Selasa (2/12).
Tak hanya penyerahan secara simbolis, Zulhas beserta para dubes, UNDP, dan para pejabat daerah setempat turut melakukan penanaman pohon kakao di kawasan perhutanan sosial.
Dia juga menyebut, dengan adanya bantuan bibit kakao dan kopi para pengelola hutan sosial dapat segera mengubah jenis tanamannya. Sehingga ke depan, kawasan pegunungan bisa mampu mengikat air lebih banyak daripada tanaman sayur.
"Jadi hari ini kita akan melakukan penanaman pohon dan pemberian bibit kepada kelompok usaha perhutanan sosial. KUPS LPHD Way Kalam yang akan diserahkan UNDP yang memberi kita bibit kopi dan bibit coklat," ujarnya.
"Daripada jagung, maksudnya tanam coklat ya, tadi saya bilang kalau boleh jangan sayur. Ini (jagung) tanaman pribadi, tapi dampaknya kan ke masyarakat. Diganti tanaman kopi atau tanam pala, tanam buah-buahan, durian, alpukat, coklat banyak, terserah. bibitnya nanti kami tanggung bibitnya," tukasnya.

Dirjen Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan Kunjungi KUPS Mawar Bodas Way Kalam
14

Diskusi Bersama Pengelola LPHD dan Anggota KUPS Mawar Bodas
8

Enam Titik Lampu Jalan Terpasang di Desa Way Kalam, Prioritaskan Lokasi yang Dinilai Urgen
19

Tim Senam Desa Way Kalam Raih Juara 1 Lomba SKJ dan OK GAS Tingkat Kecamatan Penengahan
42

Dosen Itera Ajarkan Inovasi EcoDye Pinang, Ubah Biji Pinang Jadi Pewarna Alami Bernilai Ekonomi
34

Camat Penengahan Tinjau Kegiatan Persiapan Lomba Desa Helau di Desa Way Kalam
58

Dirjen Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan Kunjungi KUPS Mawar Bodas Way Kalam
Berita
14

Diskusi Bersama Pengelola LPHD dan Anggota KUPS Mawar Bodas
Berita
8

Enam Titik Lampu Jalan Terpasang di Desa Way Kalam, Prioritaskan Lokasi yang Dinilai Urgen
Berita
19

Tim Senam Desa Way Kalam Raih Juara 1 Lomba SKJ dan OK GAS Tingkat Kecamatan Penengahan
Berita
42

Dosen Itera Ajarkan Inovasi EcoDye Pinang, Ubah Biji Pinang Jadi Pewarna Alami Bernilai Ekonomi
Berita
34

Camat Penengahan Tinjau Kegiatan Persiapan Lomba Desa Helau di Desa Way Kalam
Berita
58
Way Kalam, Kec. Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung 35592 Penengahan